Film

Inspirasi dari Captain America

Kemarin channel TV favorit saya menayangkan ulang film Captain America : The First Avenger. Film yang mengawali seri Captain America ini memang sudah lama sekali dirilis, sekitar empat tahun lalu lah. Tapi cerita di film ini menurut saya ruarrr biasa. Klasik. Superhero yang humanis

Poster Film Captain America : The First Avenger. Gambar diambil dari : marvelcinematicuniverse.wikia.com
Poster Film Captain America : The First Avenger.
Gambar diambil dari : marvelcinematicuniverse.wikia.com

Mengambil background era perang dunia kedua.Saat itu tentara Amerika bekerja sama dengan para ilmuwan untuk menemukan formula yang bisa mengubah manusia biasa menjadi manusia super. Dan yaa, mereka berhasil. Kini yang jadi soal, siapakah yang akan dijadikah manusia percobaan itu ? Manusia biasa yang akan  berubah menjadi manusia super.

 

Inilah bagian film yang paling menarik bagi saya. Pemilihan siapa yang cocok jadi Captain America. Selebaran poster disebar di seluruh penjuru Amerika. Banyak,  mungkin ribuan pria yang mendaftar, namun hanya puluhan yang terpilih. Kesemuanya berbadan tegap, gesit, dan terlihat perkaci. Tipikal tentara elit pada umumnya. Kecuali, seorang pria bernama Steve Rogers. Ia berbadan kerempeng, lamban, dan cupu,

 

Kandidat Captain America yang paling cupu. Gambar diambil dari : shipping.wikia.com
Kandidat Captain America yang paling cupu.
Gambar diambil dari : shipping.wikia.com

 

Semua kandidat manusia super itu dilatih secara militer, lalu dilakukan seleksi. Dari sekian banyak orang, hanya satu orang saja yang akan terpilih menjadi Superhero. Kemudian ada suatu scene, para kandidat superhero sedang latihan baris berbaris. Tiba-tiba komandan mereka menyuruh mereka berhenti, lalu menunjuk bendera yang berkibar di ujung sebuah tiang besi yang menjulang sangat tinggi. Kemudian ia memberi komando “Lelaki pertama yang bisa menurunkan bendera tersebut boleh kembali ke kamp dengan naik kendaraan”. Para kandidat lalu berlomba-lomba mencoba memanjat tiang yang tinggi dan licin itu. Tidak ada yang berhasil. Kemudian sang komandan menjelaskan tidak pernah ada yang berhasil menurunkan bendera itu selama 17 tahun, lalu memerintahkan para kandidat untuk kembali ke markas. Tiba-tiba si anak bawang, pria yang berbadan kerempeng itu tetap mendekati tiang bendera, mencabut semua baut yang menahan tiang. Dan bummmmm ! Rubuhlah tiang bendera itu. Lalu dengan tenangnya, si anak bawah mengambil bendera itu, menyerahkan bendera itu ke komandan, lalu segera naik ke kendaraan. Sementara itu sang komandan dan puluhan kandidat lainnya hanya bisa tercengang melihat aksinya.

What a the most encourage scene !  Inilah scene terbaik di film ini menurut saya. Adegan heroik di film Captain America memang keren, tapi sudah biasa ada di film-film superhero. Nah scene yang tadi itu beda. Unik.

Inspirasi dari scene itu sangat gampang ditebak : think creative ! Berpikirlah kreatif. Sementara puluhan orang-orang hebat terfokus di satu jalan yang selama puluhan tahun ditempuh banyak orang dan mengalami kegagalan, mengapa kita tidak mencoba jalan yang lain ?

Salut buat Marvel Studios yang filmnya tidak hanya menghibur, tapi juga menginspirasi !

Leave a Reply